Tak Kunjung Mengandung, Perlu Bayi Tabung?
Ibarat jurus terakhir bagi pasangan yang sulit punya anak, program bayi tabung baru dilakukan (dan diizinkan dokter) setelah semua usaha ditempuh. Tingkat keberhasilan di Indonesia sekitar 45%.
>detil
artikel
Waspada Infertilitas sekunder
Ibu yang sudah pernah memiliki anak –entah baru satu atau lebih– berisiko mengalami infertilitas sekunder. Bahkan, pada pasangan yang sehat dan tidak mengalami gangguan pada organ reproduksi. >detil
Ciri Sperma Tangguh
Sperma yang tangguh memiliki ciri khas yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu... >detil
Jenis-jenis Program Bayi Tabung
Dalam menjalani program bayi tabung, Anda bisa memilih teknik yang disarankan dokter. Berikut dua teknik bayi tabung, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. >detil
Sarapan Tentukan Jenis Kelamin Bayi
Rancanglah sarapan pagi Anda, jenis kelamin yang Anda inginkan pun bisa didapat! >detil
Rahim Menekuk Ke Belakang
Rahim retofleksi adalah letak rahim yang cenderung menekuk ke belakang, ke arah saluran pelepasan. >detil
Diabetes Ancam Keselamatan Ibu dan Janin
Kesehatan ibu memang tidak bisa ditawar menjelang kehamilan. Untuk memastikan tubuh dalam kondisi optimal untuk kehamilan sehat, periksalah kesehatan sebelum Anda hamil. >detil
Kontrasepsi Untuk Jangka Panjang
Kontrasepsi yang diperuntukan jangka panjang adalah kontrasepsi spiral, karena dipersiapkan untuk penggantian bisa sampai 5 tahun. >detil
Jawab Sejujurnya!
Berikan informasi akurat yang dibutuhkan dokter, untuk mewujudkan kehamilan Anda. >detil
Pemeriksaan Kesuburan Wanita
Masalah kesuburan ibarat misteri, perlu pemeriksaan untuk mengetahuinya. >detil
Kualitas Sperma diatas 35 Tahun Turun?
Benarkah kualitas sel telur dan sperma kami yang sudah berusia 35 dan 36 tahun sudah kurang baik? Kami berencana memiliki anak ke-2. Apa yang harus kami lakukan? >detil